“If you can’t explain it simply, you don’t understand it well enough.”–Albert Einstein.

Einstein benar. Jika Anda belum dapat menjelaskan secara sederhana, Anda belum cukup memahami dengan baik. Bahasa yang sederhana bukan semata dibutuhkan dalam komunikasi sehari-hari, tetapi dalam konteks akademik dan profesional pun sangat dibutuhkan.

Tulisan adalah salah satu bentuk komunikasi paling penting selain lisan. Artinya, jika apa yang ditulis bertele-tele, berputar-putar dan penuh jargon, apalagi memaksakan pakai istilah yang tidak perlu, pesan akan sulit diterima. Anda telah memaksa pembaca untuk bekerja keras. Alih-alih mereka memahami argumen dan alur, yang terjadi malah sibuk mengurai kalimat Anda.

Tulisan yang menggugah minat itu layaknya etalase di sebuah warung nasi padang. Harus bisa memancing selera orang, lalu bersedia mampir ke warung, dan akhirnya memesan makanan. Maka, harus dimulai dari judul yang sederhana, tidak berbelit, dan memancing selera serta rasa penasaran.

Selain itu, kalimat pembuka juga tidak perlu menonjolkan kata-kata “mewah”  hanya agar kita terlihat intelek. Ini justru berbahaya karena menempatkan pembaca seperti orang bodoh. Gunakan istilah teknis hanya pada jenis tulisan yang pas.

Seperti kata Einstein, menulis sederhana itu menunjukkan kecerdasan, bukan ketidakmampuan. Penulis yang mampu menuangkan gagasan dengan sederhana artinya dia paham apa yang ditulis. Semakin rumit sebuah kalimat, menandakan dia tidak paham apa yang ditulis. Dia bersembunyi dalam kalimat yang kompleks untuk menutupi ketidakmengertiannya.

Kalau tujuan tulisan Anda inklusif, terbuka untuk diakses banyak orang maka tulisan sederhana menjadi keharusan. Tulisan sederhana itu ramah bagi siapa saja pembacanya dan tetap nyaman kalau dibaca dalam kondisi terburu-buru–umumnya saat ini orang sulit membaca karena keterbatasan waktu.

Menulis sederhana itu memang tidak instan, tapi butuh proses. Seperti layaknya, profesi apa pun, menulis juga membutuhkan latihan dan konsistensi untuk menempanya menjadi lebih lancar dan mahir.

Selamat makan nasi Padang, eh selamat menulis!

Punya ide, data, atau materi tapi bingung merangkainya jadi tulisan yang siap pakai?

TemanNulis hadir sebagai partner penulisan Anda. Kami membantu menulis artikel, dokumen formal, karya akademik, hingga buku dengan proses yang jelas, komunikatif, dan bertanggung jawab. Fokus pada ide Anda, biar TemanNulis yang menuliskannya.